
Phang Nga, Thailand – Dalam upaya memperluas jejaring kerja sama internasional, Institut Studi Al-Qur’an dan Ilmu Keislaman (ISQI) Sunan Pandanaran Yogyakarta menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Tarbiah Islamiah School, Phang Nga, Thailand, pada 4 Juli 2026.
Kerja sama ini merupakan bagian dari strategi internasionalisasi ISQI dalam meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat kolaborasi akademik, serta membangun kemitraan antarlembaga pendidikan Islam di tingkat global.

Delegasi ISQI disambut hangat oleh pimpinan dan sivitas akademika Tarbiah Islamiah School. Dalam sambutannya, pihak sekolah menyampaikan rasa syukur atas kunjungan delegasi ISQI serta menegaskan bahwa pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, berbagi praktik baik dalam pengelolaan pendidikan Islam, dan membuka peluang kerja sama yang lebih luas di bidang pendidikan, penelitian, serta pengembangan sumber daya manusia.
Penandatanganan MoU diharapkan menjadi landasan bagi berbagai program kolaboratif, seperti pertukaran pelajar dan dosen, seminar internasional, pengembangan kurikulum, penelitian bersama, serta peningkatan kapasitas kelembagaan. Melalui kerja sama ini, kedua institusi berkomitmen membangun ekosistem pendidikan Islam yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan karakter kebangsaan.

Pihak Tarbiah Islamiah School juga menyampaikan harapan agar kemitraan ini dapat melahirkan generasi Muslim yang berilmu, berakhlak mulia, memiliki wawasan global, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat internasional. Semangat kolaborasi tersebut sejalan dengan komitmen ISQI Sunan Pandanaran dalam mengembangkan pendidikan tinggi Islam yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global.
Menurut Muharis, M.Hum. selaku Kaprodi ISQI Sunan Pandanaran sekaligus peserta kegiatan ini mengatakan bahwa, penandatanganan MoU ini menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat diplomasi akademik Indonesia di tingkat internasional sekaligus memperluas jejaring kerja sama dengan lembaga pendidikan Islam di kawasan Asia Tenggara. Diharapkan, sinergi yang terjalin dapat memberikan manfaat nyata bagi kedua institusi dalam meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat secara berkelanjutan.
