ISQI Sunan Pandanaran Perkuat Jejaring Internasional melalui Benchmarking di Prince of Songkla University, Thailand

Phuket, Thailand – Dalam upaya memperkuat internasionalisasi perguruan tinggi dan meningkatkan kualitas tata kelola pendidikan tinggi, Institut Studi Al-Qur’an dan Ilmu Keislaman (ISQI) Sunan Pandanaran Yogyakarta melaksanakan kegiatan benchmarking ke Prince of Songkla University (PSU) Phuket Campus, Thailand, pada 3 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi ISQI dalam memperluas jejaring kerja sama internasional sekaligus mempelajari praktik-praktik terbaik (best practices) dalam pengelolaan perguruan tinggi.

Delegasi ISQI berjumlah 13 orang, terdiri atas unsur pimpinan dan dosen, di antaranya Dr. Rima Ronika, M.Si. selaku Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Penelitian, H. Muhammad Nahdy, M.Pd. selaku Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Pesantren, Dr. H. Azka Sya’bana, M.Pd. selaku Dekan Fakultas Tarbiyah, Dr. (Cand.) Muharis, M.Hum. selaku Ketua Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Mushawir, S.E., M.M. selaku Ketua Lembaga Penelitian dan Penerbitan (LPP), Rustiyadi Sastrodiharjo, M.A., serta sejumlah dosen lainnya.

Rombongan ISQI disambut langsung oleh Mr. Jaroon Kueachoo, Director of the Phuket Campus Office, didampingi Yuanisa dan Yuhana Kusuma Wardani.

Pada sesi pemaparan institusi, delegasi ISQI Dr. H. Azka Sya’bana, M.Pd. selaku Dekan Fakultas Tarbiyah dan Rustiyadi Sastrodiharjo, M.A., memperkenalkan sejarah dan perkembangan kampus yang berakar dari Pondok Pesantren Sunan Pandanaran, Yogyakarta. Dijelaskan bahwa ISQI merupakan transformasi kelembagaan dari STAI Sunan Pandanaran yang secara resmi berubah menjadi institut pada tahun 2024. Transformasi tersebut menjadi tonggak penting dalam penguatan tridarma perguruan tinggi melalui pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang berbasis nilai-nilai Al-Qur’an dan tradisi pesantren.

ISQI juga memaparkan visi institusi, yaitu “Menjadi pendidikan tinggi di pesantren yang unggul, mandiri, dan peduli dalam mensinergikan keilmuan dan kemasyarakatan.” Visi tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan pendidikan yang mengintegrasikan keunggulan akademik, nilai-nilai Al-Qur’an, serta kearifan lokal, didukung oleh penelitian strategis dan pengabdian masyarakat yang berorientasi pada kemaslahatan umat.

Selanjutnya, pihak PSU memperkenalkan profil Prince of Songkla University Phuket Campus, salah satu kampus negeri terkemuka di Thailand Selatan yang memiliki reputasi internasional, khususnya pada bidang Hospitality and Tourism, International Business, International Studies, Computing, serta Technology and Environment. Seluruh program internasional diselenggarakan menggunakan bahasa Inggris dan didukung oleh fasilitas pembelajaran modern, laboratorium, perpustakaan digital, serta jejaring industri global yang kuat.

Sebagai bagian dari benchmarking, delegasi ISQI berkesempatan mengunjungi berbagai fasilitas akademik PSU, berdiskusi mengenai tata kelola perguruan tinggi, internasionalisasi kurikulum, pengembangan riset, serta peluang kolaborasi akademik di masa mendatang.

Kegiatan diakhiri dengan pertukaran cinderamata sebagai simbol persahabatan dan komitmen mempererat hubungan kelembagaan antara kedua institusi. Cinderamata dari ISQI diserahkan oleh H. Muhammad Nahdy, M.Pd., dan diterima langsung oleh Mr. Jaroon Kueachoo.

Melalui kegiatan ini, ISQI Sunan Pandanaran berharap dapat memperkuat jejaring akademik internasional sekaligus membuka peluang kerja sama dalam bidang pertukaran dosen dan mahasiswa, penelitian kolaboratif, seminar internasional, publikasi ilmiah, serta berbagai program pengembangan akademik lainnya. Benchmarking ini menjadi langkah strategis ISQI dalam mewujudkan perguruan tinggi Islam yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan tradisi kepesantrenan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *